Sabtu, 25 Februari 2012

SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

Sistem pemcernaan berperan dalam homeostatis dengan memindahkan nutrien, air, dan elektrolit dari lingkungan eksternal ke lingkungan internal. sistem pencernaan tidak langsung mengatur konsentrasi setiap konstituen tersebut di lingkungan internal. sistem tersebut tidak mengubah-ubah penyerapan nutrien, air, elektrolit berdasarkan kebutuhan tubuh, tetapi lebih berperan mengoptimalkan keadaan untuk mencerna dan menyerap apa yang dimakan (masuk).
Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannyya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan (pengunyahan, penelanan dan pencampuran) dengan enzim dan zat cair yang terbentang mulai dari mulut (oris) sampai anus.
Berikut susunan saluran pencernaan:
1. Oris (mulut)
2. faring (tekak)
3. Esofagus (kerongkongan)
4. Ventrikulus (lambung)
5. Intestinum minor (usus halus) yang terbagi menjadi 3 bagian yaitu : Duodenum (usus 12 jari), jejenum dan ileum.
6. Intestinum mayor (usus besar), yang dibagi menjadi 5 bagian yaitu: Sekum, kolon asendens, kolon transversum, kolon desendens dan kolon sigmoid.
7. Rektum
8. Anus

Alat penghasil getah cerna:
1. kelenjer ludah. terdapat 3 bagian yaitu: kelenjer parotis, kelenjer submaksilaris dan kelenjer sublingualis.
2. kelenjer getah lambung
3. kelenjer hati
4. kelenjer pankreas
5. kelenjer getah usus.

sistem pencernaan melaksanakan 4 proses pencernaan dasar yaitu: motilitas, sekresi, pencernaan, dan penyerapan.
1. motilitas
         motilitas mengacu pada kontraksi otot yang mencampur dan mendorong isi saluran pencernaan. seperti otot polos vaskuler, otot polos didinding saluran pencernaan terus-menerus berkontraksi dengan kekuatan rendah yang dikenal sebagai tonus. tonus penting untuk mempertahankan agar tekanan pada isi saluran pencernaan melebar secara permanen setelah mengalami distensi (perenggangan).
           gerakan mencampur mempunyai fungsi ganda. pertama, dengan mencampur makanan dengan getah pencernaan. gerakan tersebut membantu pencernaan makanan. kedua, gerakan tersebut mempermudah penyerapan dengan memajankan semua bagian isi usus kepermukaan penyerapan saluran pencernaan.
2. Sekresi
sejumlah getah pencernaan disekresikan kedalam lumen saluran pencernaan oleh kelenjar-kelenjar eksokrin yang terletak sepanjang rute, masing-masing dengan produk sekretorik spesifiknya sendiri. setiap sekresi pencernaan terdiri dari air, elektrolit, dan konstituen organik spesifik yang penting dalam proses pencernaan seperti enzim, garam empedu, atau muskus.
3. pencernaan
pencernaan mengacu pada proses penguraian makanan dari strukturnya kompleks diubah menjadi satuan-satuan lebih kecil yang dapat di serap oleh enzim-enzim yang di produksi didalam sistem pencernaan.
4. Penyerapan.
melalui proses penyerapan (absorpsi), satuan-satuan kecil yang dapat di serap yang di hasilkan dari proses pencernaan tersebut. bersamaan dengan air, vitamin, dan elektrolit, dipindahkan dari lumen saluran pencernaan ke dalam darah atau limfe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar